Jumat, 29 Maret 2013

TNI Perketat Perbatasan Sabah



Pasukan TNI AD dari Batalion 407 Padmakusuma yang bertugas menjaga perbatasan Indonesia-Malaysia di Kabupaten Nunukan, memperketat penjagaan wilayah itu, menyusul konflik di Sabah Malaysia, terkait masuknya kelompok bersenjata dari Kesultanan Sulu, Filipina Selatan.
Komandan Satgas Pamtas Batalion 407 Padmakusuma, Mayor Inf Ari Aryanto di Nunukan, Kalimantan Timur, Senin (4/3), menegaskan, terkait konflik antara kelompok bersenjata dari Filipina dengan aparat keamanan Malaysia yang telah menelan korban dari kedua belah pihak maka pihaknya semakin memperketat seluruh wilayah perbatasan antara Kabupaten Nunukan dengan Negeri Sabah Malaysia.

"Karena Sabah berbatasan langsung dengan Nunukan, maka kami selaku yang dipercayakan menjaga pos-pos perbatasan tetap siaga menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," ujarnya.

Menurut dia, dari 29 pos perbatasan yang berada dalam penjagaannya, terdapat 23 pos yang letaknya berbatasan langsung dengan Sabah Malaysia.

Tetapi seluruh anggota TNI yang bertugas di pos-pos ini telah diperintahkan untuk senantiasa tetap siaga agar pihak-pihak yang berusaha menyusup masuk ke Indonesia dapat dicegah lebih dini, katanya.

Indonesia dan Belarusia Akan Produksi Pengendali Senjata untuk Panser Anoa

Presiden SBY menerima kunjungan kenegaraan Presiden Belarus Alexander Lukashenko di Istana Merdeka, Selasa (19/3) pukul 15.00 WIB. (Foto: abror/presidenri.go.id)

19 Maret 2013, Jakarta: Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro mengatakan, Indonesia dan Belarus sepakat untuk memproduksi bersama pengendali atau remote control untuk senjata yang akan dipasangkan di Panser Anoa produksi PT Pindad.

Menurut Purnomo, kerja sama tersebut dipayungi dalam nota kesepahaman bersama yang telah ditandatangani dirinya dengan Ketua Komite Industri Militer Negara Belarus Sergei Gurulev di Istana merdeka, Jakarta, Selasa.

Kamis, 14 Februari 2013

Roket Air 2012



Kontes Roket Air Taman Pintar
Senin, 15 Oktober 2012 14:16

Sebagai tindak lanjut dari MOU yang telah disepakati maka STTNAS bekerjasama dengan Taman Pintar Yogyakarta menyelenggarakan Lomba Roket Air Tingkat Nasional pada hari Sabtu tanggal 29 September 2012. Lomba diadakan di Lapangan SMA Negeri 3 Yogyakarta dan diikuti oleh sekitar 200 tim dari berbagai sekolah di propinsi DIY maupun diluar DIY.
Lomba  roket air tersebut memperebutkan piala dari Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan Nasional RI. Lomba Roket ini mengacu pada lomba roket air tingkat nasional yaitu tepat sasaran. Hasil lomba ini nantinya bisa direkomendasikan untuk maju ke tingkat nasional dan regional.
Lomba tersebut juga telah diliput oleh berbagai media cetak maupun elektronik nasional.
Tim STTNAS bertindak sebagai official partner dan dewan juri Lomba Roket Air, dibawah bimbingan Bp. Tugino, ST, MT (Dosen Teknik Elektro STTNAS) dan Bp. Sulaiman Tampubolon, ST (Dosen Teknik Mesin) serta 23 mahasiswa Teknik Elektro dan Teknik Mesin STTNAS.
Pemenang Lomba Roket Air itu adalah :

I. Kategori Tembak Sasaran SMP :
- Juara I : Sekar Syahriza – SMPN 4 Pakem (I, R : 0,02 m)
- Juara II : Ronny Adhitya – SMP WARGA Surakarta (I, R : 0,04 m)
- Juara III : Hermawan Andra K – SMP WARGA Surakarta  (I, R : 0,05 m)
- Juara Harapan I: Muhammad Harza Arbaha – SMPN 1 Wates  (I, R : 0,1 m)
- Juara Harapan II: Bima Ksatria Wicaksono – SMP Budi Mulia Dua (I, R : 0,22 m)
- Juara Harapan III: Ahmad Zulfi  – SMPN 2 Ngaglik Sleman (I, R : 0,25 m)

II. Kategori Tembak Sasaran SMA :
- Juara I: Agus Aprilia & Aziz Muh. Surya – SMKN 1 Sedayu
- Juara II : Yoga Enggara Putra & Ahmad Royki – SMA Angkasa I
- Juara III : Narotama & Rizky – SMA Budi Mulia Dua
- Juara Harapan I : Andi Surya putra &Putri Indah Pertiwi– SMAN 1 Jetis Bantul
- Juara Harapan II : Rahman Adiyanto & Abid – SMAN 1 Jetis Bantul
- Juara Harapan III : Aliya & Rizky – MAN 1 Yogyakarta







Rizky Narotama, siswa SMA International BMD berhasil meraih juara 3 dalam Kontes Roket Air  Kategori SMA/SMK tingkat DIY-Jateng, di Lapangan SMAN 3 Yogyakarta, Sabtu 29 September 2012 lalu. 
Kontes yang diselenggarakan oleh Taman Pintar bekerja sama dengan STTNas ini memperebutkan piala bergilir Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI.
Sebanyak 151 tim, 104 tim Kategori SMP dan 47 tim Kategori SMA/SMK berlagaa disini. Tujuan diselenggarakannya acara ini adalah untuk mendukung visi dan misi Taman Pintar Yogyakarta, sebagai wahana permainan edukatif. Hal ini juga berkaitan dengan kiprah Taman Pintar dalam pengembangan teknologi kedirgantaraan pada jenjang pendidikan menengah.
Menurut Ketua Panitia Krismono Aji, Kontes ini merupakan kali keempat digelar oleh Taman Pintar Yogyakarta.
 


Sedangkan unsur penilaian dalam kontes ini disesuaikan dengan standar nasional, yakni ketepatan lontaran roket air pada sasaran yang ditentukan panitia. Para peserta harus memiliki kecermatan dan strategi khusus agar roket buatannya bisa berfungsi dengan baik.

foto:

 

Roket Air



GAYA-GAYA YANG TERJADI PADA ROKET AIR
Roket air dapat meluncur karena terjadi beberapa gaya yang terjadi, antara lain:



Gambar 1. Gaya yang terjadi pada roket

1.     Thrust (gaya dorong)
Thrust  (gaya dorong) adalah gaya yang mendorong roket yang disebabkan oleh keluarnya air dan udara dari dalam botol yang bertekanan tinggi ke luar botol yang bertekanan lebih rendah.Thrust dapat dirumuskan:  
thrust = 2 * pressure * nozzle diameter
Thrust dalam satuan newton (N), tekanan dalam pascal (Pa) dan diameter nozzle dalam meter (m). Dari rumus tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa gaya dorong dipengaruhi oleh besarnya tekanan dan diameter nozzle. Semakin besar tekanan makin besar gaya dorong, demikian juga makin besar diameter nozzle makin besar pula gaya dorong yang dihasilkan. Tetapi rumus tersebut hanya berlaku tepat pada saat roket mulai meluncur, saat roket sudah meluncur, tekanan dalam botol juga berkurang sampai tekanannya sama dengan tekanan udara di luar botol. Jadi rumus yang berlaku menjadi:

OSMOSIS



OSMOSIS
A.     TUJUAN
·         Siswa dapat Menjelaskan prinsip dasar mekanisme transport pada makhluk hidup melalui proses osmosis
·         Siswa dapat membedakan prinsip dasar osmosis
B.      DASAR TEORI
Osmosis adalah perpindahan ion atau molekul dari kerapatan rendah ke kerapatan tinggi dengan melewati suatu membran. Osmosis dapat didefinisikan sebagai difusi lewat membran. Tekanan osmosis dapat diukur dengan suatu alat yang bernama osmometer.

DIFUSI


DIFUSI
A. TUJUAN
·         Siswa dapat Menjelaskan prinsip dasar mekanisme transport pada makhluk hidup melalui proses difusi
·         Siswa dapat membedakan prinsip dasar difusi
B.   DASAR TEORI
Difusi adalah penyebaran molekul zat dari konsetrasi (kerapatan) tinggi ke konsentrasi rendah, tanpa menggunakan energi. Secara spontan, molekul zat dapat berdifusi hingga dicapai kerapatan yang sama dalam suatu ruangan, misalnya setetes parfum akan menyebar ke seluruh ruangan (difusi gas didalam medium udara), molekul sesendok gula akan menyebar ke seluruh volume air di gelas meskipun tanpa diaduk (difusi zat padat di dalam medium air), hingga kerapatan zat itu merata.

PERGESERAN KESETIMBANGAN



LEMBAR KEGIATAN SISWA
PERGESERAN KESETIMBANGAN

Petunjuk Belajar:
a.       Baca secara cermat sebelum anda mengerjakan tugas.
b.      Bekerjalah secara berkelompok dan lakukan diskusi terhadap hasil kerja anda.
c.       Konsultasikan kepada guru bila anda menemui  kesulitan.
Kopetensi yang akan dicapai:
Menyelidiki faktor- faktor yang mempengaruhi pergeseran arah kesetimbangan dan menyimpulkan hasilnya serta penerapannya dalam industri.